Tersedia dalam bahasa

Goa Gajah di Bedulu , Gianyar - Bali
Pura Goa Gajah salah satu obyek wisata di bali, terletak di Desa Bedulu, Blahbatuh, Gianyar, Bali. merupakan pusat Kerajaan Bali Kuna, dan salah satu situs peninggalan sejarah di bumi nusantara.

Goa Gajah
Lokasi di area Bedulu , Kabupaten Gianyar - Bali

Pura Goa Gajah salah satu obyek wisata di bali, terletak di Desa Bedulu, Blahbatuh, Gianyar, Bali, merupakan pusat Kerajaan Bali Kuna, dan salah satu situs peninggalan sejarah di bumi nusantara, Goa Gajah lebih tepat disebut pura, namun karena berbentuk goa, maka dinamai Goa Gajah. Jaraknya dari Denpasar Kurang lebih 26 Km. Disana ada kios-kios kesenian dan Rumah makan.

Pura ini di lingkupi oleh persawahan dengan keindahan ngarai sungai Petanu, sangat mudah dicapai karena berada pada jalur wisata Denpasar - Tampaksiring - Danau Batur - KintamaPura Goa Gajah salah satu obyek wisata di bali, terletak di Desa Bedulu, Blahbatuh, Gianyar, Bali, merupakan pusat Kerajaan Bali Kuna, dan salah satu situs peninggalan sejarah di bumi nusantara, Goa Gajah lebih tepat disebut pura, namun karena berbentuk goa, maka dinamai Goa Gajah. Jaraknya dari Denpasar Kurang lebih 26 Km. Disana ada kios-kios kesenian dan Rumah makan.

Piodalan di Pura Goa Gajah jatuh setiap Purnama sasih Kapat di penanggalan Bali dan kira kira antara pertengahan bulan September sampai bulan Oktober. Pura Goa Gajah di sungsung oleh masyarakat Bedulu - Kec. Blahbatuh, Gianyar. Pura Goa Gajah yang merupakan salah satu peninggalan bersejarah kerajaan hindu sampai saat ini masih terus di jaga dan di rawat kelestariannya serta kesuciannya dengan mengadakan upacara pecaruan setiap kali dilaksanakan upacara Piodalan. Dalam pelaksanaan prosesi Piodalan di Pura Goa Gajah, biasanya selalu di iringi dengan tari - tarian dan Tetabuahan gabelan traditional Bali. Upacara Piodalan ini merupakan suatu daya tarik yang unik bagi para wisatawan.

Jaman dulu, Bedulu merupakan sebuah kerajaan kuat yang merupakan bagian dari Pejeng. Penguasa terakhir kerajaan Bedulu menentang invasi kerajaan Majapahit pada tahun 1343. Sesudah invasi ini, tatanan agama Hindu mengalami kemajuan dan diiringi dengan sistim cocok tanam yang baru (th.1515)
Sebelum Majapahit mengadakan invasi, raja Sri Aji Asura Bumibanten merupakan raja Bedulu yang sakti mandraguna dan mempunyai daya supranatural tinggi. Beliau mempunyai kesaktian unik, yaitu memotong leher hingga putus dan mampu menyambungnya kembali tanpa bekas luka.

Pada suatu hari, ketika beliau menunjukkan kesaktian ini, terjadilah petaka. Kepala Sang Prabu yang lepas dari badannya jatuh ke dalam sungai dan hanyut. Para pembantunya panik dan mengganti kepala Sang Prabu dengan kepala BABI HUTAN. Akibatnya beliau malu dan melarang siapapun untuk melihatnya. Akhirnya seorang anak mengetahui rahasia ini dan sejak saat itu rakyatnya menjuluki beliau Dalem Bedul yang berarti beliau yang telah berganti kepala. Ada pendapat lain bahwa Bedulu berasal dari kata bedaul yang berarti ke hulu.

Paket tur yang terkait dengan Goa Gajah

Ubud Village Tour

Tur dimulai dari melihat Tari Barong di Pemogan, kemudian ke Celuk dengan seni batiknya, kemudian ke Desa Lodtunduh untuk melihat pelukis berimajinasi dalam membuat kreasi sendiri, kemudian ke Bali Bird Park, Monkey Forest Ubud dan Makan Siang. Tujuan terakhir ke Goa Gajah

Hanya Rp. 390.000,- / orang
Minimal 2 orang